Reuni 17 Tahun Smara 2006
Minggu, 6 Agustus 2023 jadi hari yang luar biasa bagi saya pribadi dan mungkin teman-teman lain juga merasakannya. Hari itu kami akhirnya sukses melaksanakan acara reuni memperingati 17 tahun telah meninggalkan sekolah, ya saya lulusan SMA Negeri 1 Marabahan tahun 2006.
Hampir 100an undangan rekan-rekan ditambah beberapa guru jadi hal yang luar biasa setelah kami melaksanakan reuni pertama tahun 2017 silam. Beda acara beda tema dan beda dresscode memang terasa perbedaannya. Salut luar biasa untuk panitia yang semangat mempersiapkan acara ini.
Apa yang berbeda dari 2017 lalu? mungkin yang pertama adalah kondisi, yup, kondisi kami-kami para alumni lah. hahahahha. Kondisi saat itu bisa dibilang masih “baru belajar hidup”, sebagian besar adalah keluarga baru, pekerjaan baru, atau masih dalam masa pencarian hidup. Ketika 2023 beracara kembali saya merasakan “kestabilan” kehidupan kawan-kawan. Ya, intinya mereka sudah stabil menjalani hidup jadi terasa lebih “dewasa” dalam pertemuan kali ini.
Tema, ya kami menggunakan tema yang berbeda antara 2017 dan 2023, ketika tahun 2017 tema yang diusung adalah “hasupa kawal jibatuh” yang artinya “bertemu teman lama”. Memang saat itu kami terpisah sudah hampir 11 Tahun, dengan pencarian hidup masing-masing, merantau, kuliah di luar pulau dan lain-lain, maka itu tema Hasupa Kawal jibatuh dipakai dengan menggunakan dresscode putih abu-abu alias baju sekolah SMA, mengenang kembali masa sekolah.
2023, kami mengangkat tema “Manyambung ji bageto, manokepan ji kejaw” alias “Menyambung (silaturrahmi) yang terputus, mendekatkan yang jauh”. Ya ketika sudah 17 tahun berpisah, dengan menjalani kehidupan masing-masing, tentu akan terasa”asing” dengan kawan-kawan lama, kecuali memang “sohib” dari dulu sampai sekarang, seperti saya dengan Madi alias Muhammad Rahmadi yang punya toko M’Ds Bangunan di dekat pasar wangkang. Ketika hubungan semakin jauh maka perlu ada triger untuk mempererat kembali, itulah kenapa kami mengangkat tema tersebut. Mungkin selama ini pernah saja bertemu dijalan tetapi sungkan untuk menyapa, ragu-ragu, apakah dia ingat aku ini temannya atau dia sudah lupa, hal-hal seperti itu perlu dihapus dengan mengadakan pertemuan alias reunian.
Untuk menambah semarak karena dilaksanakan di bulan agustus, akhirnya rekan panitia punya ide untuk menggunakan dresscode beraneka ragam, mulai kostum pahlawan sampai dengan kostum sehari-hari alias dasteran. Maka tidak disangka kehebohan tercipta berkat berbagai macam kostum tersebut. Terima kasih untuk kawan-kawan yang benar-benar “niat” untuk meramaikan acara reunian kita. Oh iya, foto-foto yang bisa dilihat di akun IG Alumni SMAN 1 Marabahan 2006 di https://www.instagram.com/smara.06/

Recent Comments