Segitiga Disiplin, Berkinerja, Melayani

Jauh sebelum adanya Core Values BerAKHLAK dan Employer Branding #Bangga Melayani Bangsa sebagaimana disebutkan dalam Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 Tentang Implementasi Core Values dan Employer Branding ASN, Barito Kuala memiliki Core Values yang sangat membekas dihati saya yaitu Disiplin, Berkinerja, Melayani. Saya kurang tahu ini lahir dari pemikiran siapa, tapi yang jelas saya ingat, kata-kata ini sering sekali diucapkan Almarhum Sekdakab. Barito Kuala Priode 2008-2019, Ir. H.Supriyono.

Secara umum Disiplin, Berkinerja, Melayani adalah segitiga yang akan menjadikan seorang ASN menjadi Pelayan Masyarakat yang paripurna. Bayangkan seorang ASN datang tepat waktu, disiplin dalam melaksanakan tugas, selalu menunjukkan tanggungjawabnya dengan menunjukkan kinerja terbaik pada setiap tugasnya, dan bekerja dengan penuh rasa melayani dengan santun serta ringan tangan membantu, baik bagi masyarakat yang meminta pelayanan maupun kepada atasan, rekan kerja dan bawahan di unit organisasinya.

Itu adalah bayangan dalam benak saya ketika mendengar dan membaca kata-kata Disiplin, Berkinerja, Melayani. Memang berat untuk bisa menjalankan ketiga-tiganya walaupun mungkin bisa saja kalau diusahakan dan dibiasakan, tetapi berdasarkan pengalaman saya yang sudah bekerja selama 14 tahun 7 bulan ini minimal penuhilah 2 dari 3 kriteria diatas agar biasa selamat dan dimudahkan dalam bekerja sehari-hari.

Jika kita tidak bisa “berkinjerja”, misalnya ditempatkan di tempat yang kita belum mengerti tugas dan pekerjaannya, minimal jadilan orang yang “disiplin”, datang dan pulang tepat waktu, dan memanfaatkan waktu untuk belajar, serta jadilah orang yang “melayani”, contohnya jika kita tidak bisa jadi pemain utama terhadap sebuah tugas di unit tersebut, jadilah pemeran pendukung yang benar-benar melayani dan memudahkan para “pemain utama”. Dengan melayani tersebut lama-lama secara tidak sadar kita akan menjalani proses pembelajaran. Melayani dalam konteks ini bukan berarti kita “menghamba”, cuma kalau dimintai tolong ya dikerjakan dengan ikhlas, penuh senyum dan tawarkan apa ada yang bisa dibantu lagi, sehingga orang tidak sungkan melibatkan kita pada tugas-tugas selanjutnya.

Ada juga orang yang mungkin terlihat tidak terlalu aware dengan sekitar sulit ber-sosialisasi, lebih mudah bekerja sendiri, maka untuk yang terliat tidak terlalu bisa “melayani” itu perlu menunjukkan “kinerja” dan “disiplin” diatas rata-rata rekan lainnya. Dengan datang pulang serta hadir di kantor sesuai ketentuan, kemudian menunjukkan kinerja dengan menyelesaikan secara tuntas setiap tugas yang dipercayakan, Insya Allah aman wawakwkakwaw.

Kasus yang terakhir itu jelas adalah kita sulit datang ke kantor tepat waktu, ya kurang disiplin lah, tetapi cobalah tutupi itu dengan kinerja yang baik, selesaikan tugas dengan penuh tanggungjawab hingga tuntas dan layanilah siapapun yang meminta bantuan, insya allah kekurangdisiplinan itu akan tertutupi wkawkakawkaw.

Intinya penuhilah 2/3 dari segitiga Disiplin, Berkinerja, Melayani itu sebagai modal dasar kita bekerja sehari-hari. Insya Allah akan mengurangi pandangan negatif dari sekitar. Bayangkan sudah tidak disiplin, kerjaan tidak beres, diminta tolong tidak pernah senyum, habis lah sudah harga diri kita di Kantor akan dihina-hina orang wkawkakkaa.

  • October 28, 2024